Minggu, 19 Januari 2014

Panorama Dahsyat Bukit Malimbu




Bagi yang sudah pernah ke Pantai Senggigi di Lombok, cobalah ke Pantai Malimbu di Lombok Barat. Selain sama-sama indah, Anda dapat melihat keeksotisan pantai ini dari pinggir jurang.

Jika ke Lombok, jangan lewatkan berkunjung ke Malimbu. Anda akan menyaksikan keindahan perpaduan laut, bukit, jurang, dan kebun kelapa di pantai nan eksotis.


sumber 

Bukit Malimbu berjarak 24 kilometer ke arah utara dari Kota Mataram, atau 10 kilometer ke arah utara dari Pantai Senggigi. Bukit ini berada di tengah-tengah antara Pantai Senggigi dan pelabuhan penyeberangan Bangsal, sehingga sering dijadikan tempat persinggahan bagi mereka yang akan menyebrang ke gili.  

Bukit Malimbu menghadap ke barat, sehingga sangat ideal untuk menikmati panorama matahari terbenam. Biasanya pengunjung datang ke bukit ini di sore hari, memandang panorama matahari terbenam. 

Panorama khas pantai barat Pulau Lombok: laut yang biru berkilau, pantai Malimbu yang berpasir putih,  kebon kelapa di sisi pantai, dan latar perbukitan yang kehijauan.
SUMBER
Pantai Jangka 

 Look!



Jika ingin melihat sunset cantik berwarna kuning keemasan, datanglah ke Pantai Jangka di Bireun, Aceh. Selain melihat sunset cantik berwarna keemasan, terdapat juga tambak garam yang bisa wisatawan lihat.

Pantai Jangka terletak di Kecamatan Jangka, Kabupaten Bireuen, Provinsi Aceh. Sekitar 20 menit dari Kota Bireuen. Kecamatan ini terkenal dengan tambak garamnya. Yuk, main petak umpet dengan matahari emas di Pantai Jangka.
Pantai Krakal 

 Pemandangan Pantai Krakal, sebelah timur.
Pantai memang tempat yang tepat untuk mengisi waktu liburan. Di Gunungkidul, DI Yogyakarta ada Pantai Krakal yang cocok untuk mengisi waktu senggang. Anda dapat bersantai dan menikmati ombak yang tenang.

Pantai Krakal tak seramai Pantai Indrayanti yang tak jauh dari pantai itu. Dengan leluasa kita bisa mandi seraya bertarung dengan ombak yang sesekali berhempas kencang. Sekalipun tak seramai Pantai Indrayanti, bukan berarti pemandangan di pantai ini tak rupawan.

Coba tengok, sejauh mata memandang, yang terlihat hanyalah pasir pantai yang putih, gugusan berbentuk bebatuan yang menjorok ke laut dan perahu-perahu nelayan yang tertambat di atas pantai. Sebuah pulau berdiri gagah di seberang lautan.

Ombak di Pantai Krakal tergolong normal, termasuk pula saat saya dan beberapa orang teman mengisi liburan akhir pekan di sana. Cuaca juga tak begitu panas, matahari masih enggan menampakkan wujudnya. Maklum, masih pagi, lagi pula awan kala itu cukup tebal, sehingga cocok mandi tepi pantai. Sekalipun ombaknya terhitung normal, namun harus tetap waspada, sesekali ombak bisa kencang seketika. Apabila tidak berhati-hati, kita bisa terseret olehnya.

Pantai Krakal dengan ombaknya yang kadang tenang kadang kencang, menjadi tantangan tersendii bagi kami. Seraya mandi air laut yang sudah pasti asin, sesekali kami menghadang gelombang dengan memasang badan sekuat mungkin. Alhasil, meskipun sudah berusaha sekuat tenaga, tapi kami tetap saja terlempar ke bibir pantai. Sakit? Tentu saja tidak, malah mengasyikan. Sehingga, berulangkali kami memperagakan hal yang sama.

Setelah mandi, bertarung dengan ombak, lantas kami berisitirat di bawah payung-payung khas pantai yang kami sewa dari seorang warga. Wah, payung-payung itu mempersolek kecantikan Pantai Krakal, sehingga pemandangannya menjadi berbeda.

Nah, bagi Anda yang ingin mandi air laut seraya bertarung dengan ombak, cobalah Pantai Krakal. Inilah salah satu pantai cantik di Selatan Gunungkidul, DI Yogyakarta.


SUMBER